Purworejo - Bulan Dzulhijjah menempati kedudukan yang sangat mulia dalam kalender Islam, bersanding dengan momentum agung seperti Ramadhan. Keistimewaan bulan ini berpusat pada dua pilar besar, yaitu ibadah haji dan Hari Raya Idul Adha (Kurban). Selain itu, fase sepuluh hari pertama di bulan ini menyimpan keberkahan khusus yang menjadi waktu terbaik bagi umat Muslim untuk mengoptimalkan amal ibadah. Beberapa amalan yang sangat dianjurkan meliputi memperbanyak zikir, sedekah, tilawah Al-Qur'an, serta ibadah sunnah lainnya. Secara spesifik, Rasulullah ﷺ juga sangat menganjurkan umatnya untuk menunaikan puasa sunnah sejak tanggal satu hingga sembilan Dzulhijjah, sebagaimana disabdakan beliau:
"Tidak ada hari dimana amal shalih padanya lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yakni 10 hari pertama Dzulhijjah. Para sahabat bertanya: ‘Tidak juga dari jihad fi sabilillah?’ Beliau menjawab: ‘Jihad fi sabilillah juga tidak, kecuali seseorang yang keluar dengan diri dan hartanya lalu ia tidak kembali dengan satu pun dari keduanya."
Puasa sunnah Dzulhijjah dilaksanakan sejak tanggal satu hingga sembilan Dzulhijjah, di mana hari kedelapan disebut puasa Tarwiyah dan hari kesembilan dinamakan puasa Arafah. Sebagaimana ketentuan puasa pada umumnya, ibadah ini dimulai dari terbitnya fajar hingga matahari terbenam, dengan kewajiban menahan diri dari segala hal yang dapat membatalkannya.
Bagi umat Muslim yang masih memiliki tanggungan utang puasa Ramadhan, mereka diperkenankan untuk menunaikan puasa qadha tersebut bertepatan dengan hari-hari puasa sunnah Dzulhijjah. Bahkan, Sayyid Bakri Syatha (w. 1892 M.) dengan bersandar pada fatwa Al-Barizi memaparkan bahwa seseorang yang berpuasa dengan niat tunggal untuk mengqadha Ramadhan pada momen tersebut, secara otomatis akan mendapatkan dua pahala sekaligus. Sebagai contoh, jika seseorang melaksanakan puasa qadha Ramadhan pada hari Arafah tanpa menyertakan niat puasa sunnah, ia tetap akan memperoleh pahala kesunnahan puasa Arafah (Sayid Bakri, Hâsyiyah I’ânah at-Thâlibîn, juz 2, h. 224).
---------------------------------
Kontributor : Rifky Channel
